Kasian Menurut Tukang Survei Partai Gincu Merah (PSI) tak punya masa depan

Kasian Menurut Tukang Survei Partai Gincu Merah (PSI) tak punya masa depan

citra PSI yang diklaim dekat dengan anak muda ternyata tidak begitu melekat. Sebab dari hasil survei, PSI justru hanya mendapatkan suara publik sebesar 3,9 persen, kalah jauh dari PDI Perjuangan dengan angka 23,3 persen

banner

Eksistensi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diprediksi tak akan bertahan lama. Cyrus Network menyebut PSI tidak akan dipilih di masa yang akan datang meski telah lolos sebagai partai peserta Pemilu Serentak 2019.

"Yang tidak akan dipilih di masa depan PSI. Kasihan ini," kata Managing Director Cyrus Network, Eko Dafid Afianto di Resto DConsulate Lounge, Menteng, Jakarta, Kamis (19/4).

Menurut survei, PSI masih kalah dibanding Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Dari segi elektabilitas, Perindo mendapat 4,3 persen dan berada di papan tengah, sementara PSI hanya 0,3 persen.

Dengan tren ini, kata Eko, partai pimpinan Grace Natalie ini diprediksi tak menempatkan kadernya ke Senayan karena tak lolos ambang batas parlemen, 4 persen.

"Kasihan ini. Ini partai baru muncul, cuma publik paling besar tidak akan kita pilih di masa depan," tegasnya.


Kemudian, citra PSI yang diklaim dekat dengan anak muda ternyata tidak begitu melekat. Sebab dari hasil survei, PSI justru hanya mendapatkan suara publik sebesar 3,9 persen, kalah jauh dari PDI Perjuangan dengan angka 23,3 persen.

"Padahal mencitrakan anak muda bukan PDIP, tapi PSI hanya 3 persen," tandasnya. (rnd)

Baca juga:

banner
Buka Komentar